Jumat, 12 Desember 2008

Tentang Sistem Pemrosesan Transaksi/Transaction Process System (TPS)


Sistem pemrosesan Transaksi, merupakan pusat dari seluruh fungsi sisteminformasi dengan :

Mengkonversi peristiwa ekonomi ke transaksi keuangan, Mencatat transaksi keuangan dalam record akuntansi (jurnal dan buku besar), Mendistribusikan informasi keuangan yang utama ke personel operasi untuk mendukung kegiatan operasi harian mereka (Hall, 2000)
Siklus Pendapatan adalah sekelompok kegiatan berulang pada kegiatan bisnis
dan operasi pemrosesan informasi yang berhubungan dengan penyediaan
barang dan jasa terhadap pelanggan dan mengumpulkan uang sebagai
pembayaran atas penjualan tersebut (Romney, Steinbart, Cushing, 1997).
Siklus Pengeluaran adalah sekelompok kegiatan berulang pada aktivitas bisnis
dan operasi pemrosesan informasi yang berhubungan dengan pembelian dan
pembayaran atas barang dan jasa (Romney, Steinbart, Cushing, 1997).
Siklus Konversi adalah sekelompok kegiatan berulang pada aktivitas bisnis
dan operasi pemrosesan data yang berhubungan dengan pengkonversian
sumber daya input, seperti bahan baku, tenaga kerja, dan overhead menjadi
barang jadi atau jasa untuk dijual (Romney, Steinbart, Cushing, 1997).
Sistem Pelaporan Buku Besar / Keuangan mengukur dan melaporkan status
sumber daya keuangan dan perubahan yang terjadi dalam sumber-sumber
daya tersebut.

Pengertian Tentang Enterprise Resource Planning ERP

Enterprise Resource Planning

Pengertian
ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan (wikipedia).

Sejarah
ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya mengangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.

Karakter Sistem
ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Costumer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

Pengertian Intelegent Artificial IA

Artificial Intelligent (AI) adalah ilmu pengetahuan yang bergerak dalam pembuatan mesin yang cerdas. (sumber: John McCarthy). Mesin yang cerdas dapat diartikan sebagai mesin yang dapat melakukan hal-hal tertentu, yang memerlukan kecerdasan apabila dilakukan oleh manusia.

Kegiatan dalam AI yang disebut sebagai kegiatan yang ‘cerdas’ antara lain adalah: learning, reasoning, problem solving, perception, and language understanding.

1) Learning

Pembelajaran (Learning) terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu: Trial-and-error , Rote Learning , dan Generalization .

2) Reasoning

Reasoning merupakan pembentukan kesimpulan yang sesuai dengan situasi yang terjadi. Kesimpulan tersebut dapat diklasifikasikan menjadi pengaruh deduktif dan induktif.

Pada pengaruh deduktif, kebenaran dari alasan akan menjamin kebenaran dari kesimpulannya. Contoh: Akbar bisa berada di rumah atau di kampus, jika ia ada dirumah maka ia pasti tidak berada di kampus.

Sedangkan pada pengaruh induktif, kebenaran dari alasan hanya memperkuat kesimpulan. Untuk selanjutnya, tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menghindari terjadinya kesimpulan yang salah. Contoh: Kemarin Akbar tidak masuk sekolah karena sakit, hari ini ia juga tidak masuk sekolah. Mungkin hari ini ia tidak masuk sekolah karena sakit.

Telah banyak kesuksesan di dalam pembuatan program komputer yang mampu melakukan reasoning. Proses reasoning yang dimaksud adalah proses pembuatan kesimpulan yang relevan dengan tugas dan situasi yang dihadapi. Namun demikian, masalah terbesar yang dihadapi oleh AI dalam implementasi reasoning adalah memberikan program komputer tersebut kemampuan untuk membedakan antara hal yang relevan dan tidak relevan

3) Problem Solving

Program AI dapat memecahkan masalah-masalah seperti: bagaimana menemukan langkah-langkah untuk memenangkan permainan catur di komputer, bagaimana mengidentifikasi manusia dari foto mereka, dan rencana rangkaian perpindahan tubuh dari robot untuk melakuan tugas yang diberikan oleh manusia.

Salah satu tujuan umum yang digunakan oleh AI adalah “means-end analysis”. Means-end analysis merupakan kemampuan mesin untuk menganalisa kegiatan yang dapat dilakukannya, sehingga dapat menciptakan keadaan yang berbeda antara kondisi awal dan kondisi akhir. Contoh: program pada mesin robot sederhana yang dapat melakukan aksi mengangkat dan meletakan barang, bergerak maju, mundur, ke kiri, dan ke kanan.

4) Perception

Sebuah persepsi diawali dengan proses merekam keadaan lingkungan oleh organ perasa atau indra. Hasil rekaman ini kemudian diproses untuk dapat mengenali dan menganalisis tiap gambar menjadi objek, fitur, dan hubungan-hubungan di dalamnya. Dengan kemampuan merekam lingkungan dan mengenali tiap objek, fitur, dan hubungannya, maka persepsi dapat diimplementasikan dalam AI sebagai salah satu faktor untuk mengasilkan mesin cerdas yang dapat mengerjakan tugas spesifik.

Contoh: FREDDY (stationery robot) yang dirakit di Universitas Edinburgh pada tahun 1966-1973. FREDDY memiliki ”mata” berupa televisi bergerak dan ”tangan” penjepit yang membuatnya mampu mengenali berbagai jenis objek serta hubungannya dan bisa melakukan perakitan komponen-konponen sederhana, dengan cara memilih dari beragam tumpukan komponen yang ada (contoh: perakitan mainan anak).

5) Language Understanding

Sistem bahasa adalah kumpulan dari tanda yang memiliki arti tertentu. Contohnya adalah lampu lalu lintas. Lampu lalu lintas dikategorikan sebagai sistem bahasa karena memiliki arti tertentu. Namun, tetap terdapat perbedaan antara sistem bahasa komputer dengan bahasa manusia. Komputer, walaupun bisa merespon pada bahasa yang utuh (misal: bahasa Inggris), tetap saja tidak akan benar-benar memahami arti dari bahasa tersebut. Pada kenyataaannya, komputer memang hanya menggunakan bahasa tersebut tanpa dapat memahaminya.

Pada manusia, proses respon terhadap bahasa tidak hanya sekedar penggunaan, namun lebih ditekankan pada pemahaman. Manusia, setelah mempelajari bahasa, akan dapat ambil bagian dalam suatu komunitas serta melakukan interaksi dengan pengguna bahasa lainnya.

Untuk dapat menciptakan mesin yang cerdas, yang dapat melakukan berbagai aktivitas di atas, AI menghubungkan antara ilmu pengetahuan komputerisasi, psikologi, filosofi, teknik, dan neuoscience dengan kecerdasan dalam bertindak, belajar, dan beradaptasi yang lebih lanjut dikembangkan dengan mesin dan komputer.

pengertian tentang Decision Support Systems DSS,

Pengertian DSS


Decision Support System adalah salah satu jenis aplikasi teknologi informasi yang mendominasi perusahaan-perusahaan modern yang ingin meningkatkan kualitas manajemen dalam menunjang proses pengambilan keputusan. Decision support system adalah system berbasis computer yang interaktif, DSS membantu manajer atau pengambil keputusan dalam menggunakan dan memanipulasi data, menggunakan daftar periksa (checklist), dan membuat serta menggunakan model matematik untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terstruktur. DSS mendayagunakan resource individu-individu secara intelek kemampuan computer untuk meningkatkan kualitas keputusan. Jadi ini merupakan system keputusan yang berbasis computer untuk manajemen pengambilan keputusan dengan masalah-masalah yang semi terstruktur,
DSS mempunyai empat karakter utama, yaitu: terdiri dari data dan model dirancang untuk membantu manajer dalam proses pengambilan keputusan dalam masalah-masalah yang semi-terstruktur, atau bahkan tidak terstruktur. Tujuan dibuatnya DSS adalah untuk meningkatkan efektivitas keputusan, bukan efisiensi keputusan Dual Independent Bus, dual in-line memory module, dual in-line packages, dual scan Dual scan adalah teknik yang digunakan untuk membuat gambar dengan membagi layar menjadi dua bagian dan melakukan refresh kepada keduanya secara simultan.
Data akan diolah menjadi informasi, informasi akan menjadi knowledge, dan knowledge inilah yang akan menjadi modal utama untuk meningkatkan kinerja perusahaan karena merupakan basis dalam pengambilan keputusan. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan yang memutuskan untuk melakukan perubahan besar-besaran seperti restrukturisasi, business process reengineering, total quality management, change management, dan program-program manajemen perubahan lainnya untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Teknologi informasi sebagai fasilitas penunjang dalam pengambilan keputusan dilihat sebagai salah satu komponen utama yang menjadi pedomana dalam pendefinisian sistem dan prosedur perusahaan yang baru. Karena mencakup masalah yang semi-terstruktur ini, maka perpaduan antara komputer dan manusia menjadi faktor yang menentukan. Bagian dari masalah yang lebih bersifat terstruktur dapat ditangani dengan baik oleh aplikasi komputer yang dibangun untuk menangani masalah tersebut, sementara bagian masalah yang bersifat tidak terstruktur ditangani oleh manusia pembuat keputusan. Oleh karena itu, DSS disini akan memadukan unsur aplikasi komputer dengan unsur kemanusiaan pengambil keputusan.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

AKUNTING adalah merupakan salah satu prinsip tentang bagaimana cara mengorganisasi dan melaporkan sistem informasi keuangan. Atau seringkali disebut dengan “bahasa bisnis.”
• Sistem akuntansi dan sistem informasi seringkali digunakan dalam area bisnis yang berbeda tentanu saja dnegan tanggung jawab atas informasi yang diberikan, sehingga organisasi dapat mengetahui bagaimana jalannya pekerjaan dan melaporkan pada semua yang terlibat.
• Sistem akuntansi digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengukur, melaporkan dan mengevaluasi serta mengkomunikasikan semua informasi yang relevan pada semua bagian.

• SISTEM adalah merupakan sebuah bentuk yang terdiri bebrapa bagian yang saling berinteraksi dan berkoordinasi untuk mencapai satu atau lebih tujuan yang sama.
• Organisasi :
? Transaksi – jurnal – leger – laporan keuangan
• Interrelationships:
? Hubungan antara subsidiaro dan general ledger
• Integration:
? Hubungan transaksi antara individu dan laporan keuangan
• Tujuan terpusat :
? Laporan keuangan, budget, laporan managemen
• Data adalah gambaran kondisi nyata yang belum diolah yang menunjukkan tentang proses informasi
• Informasi adalah data yang telah diproses, data tersebut sangat berarti dan berguna bagi pengguna. Istilah sangat berarti dan sangat berguna dimaksudkan merupakan istilah yang kerap kali digunakan dan berguna secara kualitas sepanjang waktu, relevan, reliabel, konsisten, dan komparatif.

Langkah fungsional dalam transfer data menjadi sebuah informasi
1. Pengumpulan data - pengkodean, pemilihan, pencatatan, validasi dan editing data secara komplet dan akurat
2. Prosesing Data – pengklasifikasian, pemisahan dan penghitungan data
3. Data Management – pengumpulan, pengolahan dan penyimpanan data
4. Data Control – sistem pengamanan data dan penghitungan secara komplet dan akurat
5. Information Generation – interpretasi, pelaporan dan pengkomunikasian informasi

SISTEM INFORMASI adalah kerangka kerja yang terdiri atas pengumpulan, proses, kontrol dan managemen pengelolaan sebelum informasi disampaikan pada pengguna.
Sistem ini berkaitan dengan batas waktu dan dapat menggambarkan pertumbuhan perusahaan sehingga terkadang menjadi sangat kompleks. Dapat dioperasikan secara manual maupun dengan bantuan komputerisasi.

Perusahaan sangat bergantung pada sistem informasi ini untuk tetap menjalankan operasionalnya, bertahan dan siap menghadapi kompetitor.

Model proses data secara universal

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
adalah sebuah struktur yang meliputi sumberdaya fisik dan komponenya dapat melakukan transformasi data dari data ekonomi menjadi informasi akuntansi yang dapat digunakan bagi/ oleh pengguna dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.

SASARAN PENGGUNAAN SIA
o Membantu operasional sehari-hari
o proses transaksi
o Membantu para pembuat kebijakan
o Trend Analyses
o Data kuantitatif dan kualitatif
o Sumber daya non transaksi
o Sangat membantu dalam peran untuk melayani pengguna / pelanggan

SUMBERDAYA SIA
• Processor(s): Manual atau komputerisasi
• Data Base(s): unit penyimpanan data
• Procedures: Manual atau komputerisasi
• Input/Output
• Menyimpan banyak data sehingga dapat menjadi salah satu sumberdaya perusahaan

AIS SEBAGAI MIS SUBSYSTEM

Hubungan AIS & MIS

ALASAN PENTINGNYA MEMPELAJARI SIA
z Posisi akuntan sebagai pengguna, auditor maupun pengembang pada sistem SIA
z SIA saat ini sangat kompleks karena teknologi yang semakin ebrkembang
z Konsep SIA terintegrasi dengan semua bidang akunting

INFORMASI YANG BERORIENTASI PADA PROFESIONALISME
z Dapat digunakan untuk melatih profesionalisme karyawan dari smeua bidang dengan fokus pada kepentingan pengguna
z Profesional meliputi sistem dan manajerial akuntansi dan auditor, sistem analis dan teknik industri
z Sertifikasi untuk profesionalisme selalu meningkat, meliputi sertifikasi komputerisasi profesional, sertifikasi informasi sistem auditing, sertifikasi manajerial akuntan, dll

PERANAN AKUNTAN DALAM KAITAN DENGAN SIA
z Financial akuntan menyiapkan informasi bagai para pengambil kebijakan dengan GAAP
z Managerial akuntan menyiapkan iformasi finansial bagi para pembuat kebijakan internal
z Auditor – evaluasi kontrol dan keterbukaan dalam membuat laporan keuangan.
z Akuntan manager – mengontrol semua kegiatan dalam perusahaan.
z Spesialisasi pajak – mengembangkan informasi terutama perpajakan dan saham di perusahaan.
z Konsultant – menjelaskan SIA secara spesifik.

STANDAR ETIKA UNTUK KONSULTAN
z Kompetensi Professional
z Pelatihan secara profesional
z Perencanaan dan supervisi pekerjaan
z Menyangkut data-data yang relevan untuk membantu pemberian rekomendasi
z Memelihara integritas dan obyektivitas
z Memahami dan bertanggungjawab atas semua bagian
z Mampu mengatasi konflik yang terjadi

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Disingkat dengan MIS. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan Sistem Informasi Manajemen. Didefenisikan sebagai kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menhasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan management di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Atau, kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen.


Istilah Management Information System (MIS) atau Sistem Informasi Manajemen (SIM) ini banyak digunakan pada tahun 1980an hingga 1990an, yang menunjukkan sistem-sistem informasi fungsional, yaitu sistem yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi. Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari sistem informasi akuntasi, sistem informasi keuangan dan sistem informasi pemasaran. MIS sudah diterapkan di Amerika Serikat sejak awal tahun 1970an yang digunakan untuk memberikan infromasi kepada manajer-manajer fungsional. Istilah ini sudah kurang tepat untuk saat ini, karena sistem informasi telah berkembang melebihi kemampuan sistem informasi fungsional.

Pengertian Sistem, Informasi, dan data

sistem


Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Esensinya sistem terdiri dari:

1. komponen-komponen dalam sistem tersebut, mencakup
- perangkat keras/hardware,
- perangkat lunak/software,
- prosedur-prosedur/procedure,
- perangkat manusia/brainware, dan
- informasi/information itu sendiri;

2.serta fungsi-fungsi teknologi di dalamnya yaitu:
- input,
- proses/process,
- output,
- penyimpanan/storage dan
- komunikasi/communication.


Informasi


Keterangan, penerangan. Data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata, sehingga dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil keputusan, dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang.



Data

Bahan, data, keterangan, catatan, fakta. Fakta, atau bagian dari fakta yang mengandung arti.